HARI PERTAMA MASUK KERJA, SEGENAP CIVITAS AKADEMIKA STIE MANDALA JEMBER LAKUKAN HALAL BIHALAL

sdsadsa

Keluarga besar STIE Mandala Jember memulai hari pertama masuk kerja selepas libur Idul Fitri dengan menggelar kegiatan Halal bi Halal, yang diadakan di gedung Auditorium STIE Mandala Jember (25/6). Segenap pimpinan, dosen dan karyawan Kampus STIE Mandala hadir untuk saling bermaaf-maafan sekaligus halal bihalal untuk mempererat persaudaraan. dalam sambutanya Ketua STIE Mandala Jember Dra. Agustin HP, MM Menuturkan, Halal bi Halal mampu menyambung kembali cinta kasih diantara sesama Muslim, sehingga bagaikan silaturahmi tetap terjaga baik diantara Karyawan dan Dosen serta segenap civitas akademika

dsadasdas

lebih lanjut Dra. Agustin HP, MM menjelaskan, Halal bi Halal ini adalah tradisi  Kampus STIE Mandala setia tahun. “Mengapa Halal bi Halal dicetuskan dan dikembangkan oleh para ulama kita ? Karena ada dua sebab, yakni pertama sebagai tradisi yang baik dalam membina dan mempererat persaudaraan.

 

Kedua, karena sudah kodratnya manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Maka dengan Halal bi Halal inilah kita saling meminta maaf dan memberikan maaf. Sebab manusia yang baik adalah yang mau meminta maaf dan suka memberikan maaf,” jelasnya

asdsa

Di akhir penyampaian Ketua STIE Mandala Dra. Agustin HP, MM mengingatkan kepada keluarga besar STIE Mandala Jember untuk menjadikan Halal bi Halal sebagai sarana untuk membangun kekompakan yang diharapkan bakal menumbuhkan semangat dan etos kerja untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Ingat, kita telah memasuki bulan Syawal yang artinya adalah peningkatan, dengan kata lain kita diajak untuk melanjutkan dan meningkatkan semua amal ibadah yang telah dilakukan di bulan Ramadhan, untuk kemudian diteruskan di bulan-bulan selanjutnya,” Tegasnya

adasd

Hal Senada Juga Disampaikan Ustad Drs. Bagus QRE yang sekaligus Dosen STIE Mandala Jember dalam Tausiahnya beliau mengajak segenap keluarga besar Kampus STIE Mandala Jember agar selalu bersyukur karena telah melewati bulan penempaan, bulan Ramadhan dengan baik.

“Jika semasa Ramadhan kita mampu mengerjakan banyak ibadah dari yang wajib hingga yang sunnah, maka sudah selayaknya jika kita semua harus terus mempertahankan prestasi ini di bulan-bulan selanjutnya. Semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadhan di tahun depan” pungkasnya (*Humas)