Seminar Nasional Gerakan Transaksi Non Tunai di Era Revolusi Industri 4.0

Seminar Nasional Gerakan Transaksi Non Tunai di Era Revolusi Industri 4.0

Jember-Sabtu, 9 Februari 2019 The Real of Social Transformation (TRUST) bekerjasama dengan STIE Mandala mengadakan Seminar Nasional bertema Gerakan Transaksi Non Tunai di Era Revolusi Industri 4.0. Bertempat di Auditorium STIE Mandala dengan dihadiri oleh 300 peserta. Pada kegiatan ini narasumber yang menjadi pembicara adalah H.M Nur Purnomosidi (Anggota DPR RI Komisi XII), Perwakilan dari Bank Indonesia dan Dr. M. Islahuddin, MP (Ketua Yayasan KOARONESIA JATIM).

Seminar Nasional ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua I STIE Mandala, Dr. M. Firdaus, SP, MM, MP. Pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa materi yang disampaikan dalam seminar nasional ini merupakan topik hangat yang sedang dilalui negara kita, sehingga harapannya pelaksanaan seminar nasional ini dapat memberikan tambahan wawasan kepada mahasiswa. “Mahasiswa harus update dengan informasi terus, khususnya melalui forum seperti ini. Supaya mereka tidak hanya menjadi penonton namun justru bisa memainkan peran didalam era revolusi 4.0 ini” tungkas Zainollah.

Adapun materi yang dibahas oleh pembicara pertama H.M Nur Purnomosidi menjelaskan dalam materinya bahwa perkembangan teknologi telah berjalan semakin cepat dan era revolusi 4.0 sekarang sedang berlangsung dan dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Melalui Bank Indonesia sejak tahun 2014 telah mulai mendorong sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk menggunakan sistem pembayaran dan instrumen pembayaran non tunai dalam kegiatan transaksinya. Hal ini tentunya akan mempermudah dan mempercepat kegiatan transaksi, saat ini berbagai macam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi. Untuk mengantisipasi perubahan ini tentunya masyarakat harus terus menerus mendapatkan edukasi dan penyusun kebijakan yaitu pemerintah melalui Bank Indonesia dan OJK dapat menyusun kebijakan yang mampu melindungi pengguna seperti dari kecurangan dan penipuan di masyarakat dengan memanfaatkan kecanggihan dan kemudahan transaksi non tunai.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. M. Islahuddin, belliau menyampaikan materi dengan judul AEPRENS sebuah Gerakan Transaksi Non Tunai di Era Rolusi 4.0. Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa bahwa melalui perkembangan gerakan non tunai tersebut terjadi banyak jenis kejahatan yang muncul diantaranya skimming, phising dan malware. Namun bagi sebagian masyarakat masih sangat awam dengan kegiatan non tunai maupun berkembangnya teknologi informasi, diantaranya para petani dan nelayan. Untuk mengatasi hal tersebut Yayasan KOARONESIA membuat gerakan bernama AEPRENS, dimana sebagai gerakan penyeimbang dan keberpihakan yang melibatkan para pihak yang berkependingan dan membesarkan visi membangun peradaban bukan untuk untung rugi, menuju rasa aman, adil dan sejahtera. Gerakan ini memiliki konsep Agroecopreneurship dengan fokus dalam penguatan Modal/Asset Komunitas, berupa: 1.Modal Sumber Daya Manusia  (Human Assets), 2.Modal Sosial (Social Assets), termasuk berbagai pranata sosial setempat, 3. Modal Sumber Daya Alam (Natural Assets), khususnya bagi usaha pertanian, peternakan, perikanan, industri kecil dan lain-lain, 4. Potensi Keuangan Komunitas, yang berhubungan dengan perputaran ekonomi perdesaan (Financial Assets) dan 5. Tatanan Lingkungan Pemukiman (Physical Assets).

Pada seminar tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU STIE Mandala dengan KOARONESIA Jatim dalam rangka pembukaan klas Agroecopreneurship.