Berangkatkan Dua Dosen Akuntasi Mengikuti Workshop Menuju Sertifikasi Pengelola Keuangan Desa

Berangkatkan Dua Dosen Akuntasi Mengikuti Workshop Menuju Sertifikasi Pengelola Keuangan Desa

Yogyakarya-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala memberangkatkan dua dosen Akuntansi yaitu Nanda Widaninggar, SE, M.Ak, Ak, CA dan Nurshadrina Kartika Sari, SE, MM untuk mengikuti Workshop Menuju Sertifikasi Pengelola Keuangan Desa yang diselenggarakan oleh Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada tanggal 23 Maret 2019.

Workshop ini diisi oleh empat pembicara inti yaitu Prof. Dr. Indra Bastian, MBA, Ak, Moh. Mahsun, SE, M.Si, Ak, CA, CPA, Dr. Harjanti Widiastuti dan Rudi Suryanto, SE, M.Acc, Ak. Dalam kesempatan tersebut keempat pemateri menyampaikan terkait dengan Akuntansi Desa, Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang desa dan akuntansi desa, manajemen aset desa, peran akademisi dalam pendirian BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) hingga pada tata kelola dan pelaporan keuangan BUMDES.

Kesejahteraan desa telah menjadi fokus program pemerintah Indonesia dengan mendorong perkembangan perekonomian mulai dari pedesaan, karena tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih timpang antara yang berada di perkotaan dengan di pedesaan. Untuk itu pemerintah mulai menyalurkan Dana Desa pada hampir 75.000 desa yang ada di Indonesia dengan tujuan meratakan infrastruktur dan mendorong terciptanya BUMDES di masing-masing desa dengan memaksimalkan potensi desa yang dimiliki dan menggerakkan roda perekonomian di desa tersebut.

Adanya workshop ini akan menjadi langkah awal bagi praktisi dan akademisi di bidang Akuntansi Publik untuk memperoleh sertifikasi pengelola keuangan desa, sehingga nantinya dapat digunakan di daerah asal peserta workshop untuk mendorong tercapainya pelaporan keuangan desa yang akuntabel dan transparan. Selanjutnya sertifikasi dapat diikuti pada bulan Juni 2019 di Jakarta. Peserta workshop tidak hanya berasal dari pulau Jawa namun juga ada yang dari luar pulau Jawa.