Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mandala saat ini serius mempersiapkan  perubahan bentuk kelembagaan perguruan tinggi dari sekolah tinggi menjadi institut. Bentuk dan nama kelembagaan yang dirancang adalah Institut Teknologi dan Bisnis Mandala. Untuk maksud tersebut sebagai bentuk konsekuensinya adalah sekaligus membuka prodi baru, dalam hal ini Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi.  Sebagai salah satu bentuk keseriusan ini adalah dengan dibentuknya departemen baru yaitu Departemen Percepatan dan Pengembangan Institusi. Kegiatan awal yang terkait dengan misi departemen tersebut adalah melakukan kegiatan studi banding ke perguruan tinggi yang telah berhasil melakukan transformasi dalam hal ini adalah Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang.  Kegiatan yang langsung dikawal oleh Dr. Suwignyo Widagdo selaku Ketua STIE Mandala ini diterima langsung oleh Risa Santoso, BA, M.Ed selaku Rektor Institut Asia bersama jajaran manajemennya.

Risa selaku Rektor dalam sambutan selamat datang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan dimaksudkan untuk saling mengisi, berkolaborasi antar perguruan tinggi. Bukan berkompetisi. Sedangkan Dr. Suwignyo menyampaikan bahwa maksud kegiatan studi banding yang sekaligus diformat penandatanganan MoU ini adalah memperoleh pengalaman, liku-liku, dan keberhasilan dalam melakukan transformasi kelembagaan. “STIE Mandala ingin mengubah kelembagaan menjadi institut untuk meningkatkan diversifikasi layanan dan pengembangan kapasitas sumberdaya sekaligus sebagai respon atas dinamika lingkungan yang cepat berubah, utamanya bidang teknologi” imbuh Dr. Suwignyo.

Menyimak apa yang disampaikan oleh Dr. Fathurrahman selaku Wakil Rektor I Institut Asia, manajemen STIE Mandala meyakini bahwa proses transformasi akan berlangsung dalam waktu cepat. Hal ini mengingat tiga aspek utama sudah dimiliki oleh STIE Mandala. “Kita insya allah sudah siap, kita hanya akan fokus pada perekrutan lima dosen  yang memiliki komppetensi dan sesuai dengan kebutuhan prodi” kata Dr. Suwignyo optimis. Dalam waktu dekat Drs. Muhaimin Dimyati, M.Si selaku koordinator bidang Percepatan dan Pengembangan Institusi akan segera bekerja dengan membentuk empat  tim, yaitu; tim penyusunan renstra, tim studi kelayakan, tim penyusunan borang dan tim pembuatan proposal.

Leave a Comment