Bertempat di kampus STIE Mandala tanggal 13 Oktober 2020 telah dilaksanakan uji kompetensi batik bagi pengrajin batik di wilayah Jember dan Lumajang. Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Jember Ekonomi Kreatif (JEKa). STIE Mandala dan LSP Batik Semarang.

Menurut M. Nouival selaku pimpinan JEKa bahwa uji kompetensi ini merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk menstandarisasi proses kualitas batik yang dihasilkan oleh pengrajin. Di Jember dan Lumajang sudah tumbuh dengan subur batik dengan karakter masing-masing daerah yang harus dibarengi dengan kualitas batik yang dihasilkan. Pada sisi lain warisan budaya nusantara terus bisa dijaga dan dikembangkan.

Sedang menurut Dr. Suwignyo Widagdo selaku Ketua STIE Mandala , kegiatan ini sekaligus bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mensinergikan antar pemangku kepentingan. Bagi perguruan tinggi kegiatan ini juga sekaligus berguna mendorong program merdeka belajar kampus merdeka, utamanya tentang pengetahuan dan ketrampilan bidang entrepreneurship mahasiswa. “UNESCO saja sudah memberi penghargaan terhadap karya luhur bangsa melalui penetapan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik, apalagi kita. Tentu kita punya kewajiban untuk terus melestarikan warisan budaya itu dengan program-program semacam ini. Kami juga banyak memiliki usaha-usaha binaan semacam ini sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat” pungkas Suwignyo.

Leave a Comment