Kampus mengajar merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdibud) RI. Program ini memiliki misi mengajak mahasiswa di Indonesia untuk menjadi guru dan mengajar siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar), membantu sekolah-sekolah yang masih terakreditasi C untuk mendorong pemaksimalan aspek di bidang literasi, numerasi, administrasi, dan teknologi.

            Mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam program Kampus Mengajar ini juga berasal dari Kabupaten Jember yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala, Universitas Jember dan Universitas Muhammadiyah Jember. Kelima mahasiswa tersebut berhasil lolos dan ditempatkan di SDS Al-Furqon selama tiga bulan. SDS Al-Furqon berlokasi di daerah Kemundungan, Panti. Dimana, akses dari Jember kota yang cukup jauh dan pelosok. Akses yang cukup berbatuan di perjalanan dan terpelosok  membutuhkan sekitar 45 menit untuk tiba di sekolah.

Sejak diterjunkan di sekolah, mahasiswa telah mengembangkan literasi, numerasi, administrasi dan teknologi seperti yang telah didapatkan pada saat pembekalan, tidak hanya dalam hal pembelajaran mahasiswa juga administrasi sekolah juga belum optimal sehingga mahasiswa memberikan pendampingan dalam mengupdate Kurikulum sekolah dan penyusunan RPP, Silabus, Program Tahunan, Program Semester, Kalender Akademik.

Pada aspek pembelajaran dengan siswa sekolah, mahasiswa menyusun media pembelajaran untuk bisa meningkatkan fokus belajar siswa. Misalnya melakukan beberapa ide kreatif, mengaplikasikan bacaan menjadi sebuah gambar, melakukan tanya jawab, mewarnai, menonton kartun yang berguna sebagai media pembelajaran.

“Kami tidak hanya bertugas meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, kami juga memberikan edukasi kepada siswa tentang protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah sekolah dan membiasakan untuk menerapkannya dikehidupan siswa sehari-hari” Ujar Amelia Nurtahniah, salah satu peserta Kampus Mengajar sekaligus mahasiswa STIE Mandala.  

“Dengan adanya program-program di luar kampus yang diselenggarakan oleh Kemdikbud, salah satunya Kampus Mengajar ini, mahasiswa menjadi berkesempatan mengeksplorasi kemampuan softskill mereka dan rasa simpati mereka di lingkungan masyarakat. Hal ini tentu saja akan selalu kami dukung, karena banyak memberikan manfaat untuk mahasiswa” Ujar Dr. Lia Rachmawati, SE, M.Ak Wakil Ketua III STIE Mandala.

Leave a Comment